For us, hanya mengenal satu kata
Rumit untuk dijelaskan, bahkan dengan kata
Ibarat kepompong? Bahkan lebih indah dari kupu-kupu
Entah apa orang menyebutnya, kita tidak semu
Nanti bila kita tidak lagi bersama, judul itu masih ada
Dengan atau tanpa alasan, semua berjalan sama
Sama seperi mata dan tangan
Hanya akan mengerti satu dan yang lain
Ini bukan hal rumit untuk dirasakan
Pertama dan terakhir, aku menyebutnya sahabat
Tampilkan postingan dengan label sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sahabat. Tampilkan semua postingan
Kamis, 17 Oktober 2013
F.R.I.E.N.D.S.H.I.P
Senin, 04 Oktober 2010
The Truly Bestfriend = Soulmate
Persahabatan ini ada bukan karena banyaknya persamaan, justru ada banyak perbedaan antara si polos dan si cantik. Dari julukannya saja sudah terlihat kalau pribadi mereka sangat berbeda, ya walaupun karena kebersamaan selama 16 tahun ada beberapa hal yang bisa dijadikan titik persamaan mereka.
Pertama berbicara tentang si cantik. Ada banyak hal menarik tentang dia, tapi ada banyak hal yang tak akan bisa diduga kalau tidak mengenalnya dengan baik (hehehe, terbongkar met!). sesuai julukannya, itu emang kenyataan. Kata cowok-cowok sih gitu, masa iya saya sebagai cewek menilai dia??!! Hahaha, sebagai mametnya saya akui dia memang cantik (hihihi, kepaksa banget gak sih?). Pribadinya supel dan mudah berbaur dengan orang lain. Dia juga punya semangat yang tinggi, apalagi kalau soal belanja. Semangat 45 banget! Hahaha.. Prinsipnya tentang kebutuhan dan keinginan malah lebih seringa gak berlaku. Di sini sahabat tidak berhak mengganggu gugat (jarang sekali berhasil), hehe..
Tapi jangan salah juga, si cantik termasuk anak yang sedikit-agak plin-plan dan terburu-terburu (gak boleh protes, met!). Dalam hal mengambil keputusan, si cantik bisa dikatakan plin-plan. Sekarang mungkin dia memilih A, beberapa saat lagi dia memilih B, tapi dia bertanggung jawab dengan pilihannya (sedikit pembelaan, hehe). Si cantik juga sering terburu-buru mengambil keputusan, paling tidak suka kalau ada yang lamban, termasuk dalam berpacaran (ryo termasuk orang yang sabar tuh ngadepin dia, hahaha). Nah, dalam hal ini si polos harus sering-sering di sebelah si cantik biar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (halah!). Itu gunanya sahabat..
Sekarang tentang si polos. Kenapa julukannya si polos? Ini bukan karena sifatnya yang polos tapi karena cara dandannya yang polos, hahaha! Bisa dikatakan hampir tidak pernah dandan. Positifnya si polos, dia bisa mengerti suatu keadaan dan selalu mencoba menyederhanakan persoalan (ngerti gak maksudnya? Saya juga gak ngerti. Haha). Selalu tenang memikirkan segala sesuatunya. Tetapi orangnya sangat moody. Mood sangat mempengaruhinya. Kalau mood si polos sedang buruk, si cantik pasti diam aja, terkadang bisa menghibur juga sih (namanya juga sahabat, hehe).
Hobby si polos itu membaca, otomatis sangat suka ke toko buku. Sedangkan si cantik? Setiap diajak ke toko buku, baru masuk saja sudah menguap. Tapi si cantik selalu sabar menemani si polos mengubek-ubek toko buku. Itu baru namanya sahabat..
Sekarang berbicara tentang persamaan antara mereka. Seperti di tulisan sebelumnya, mereka dekat karena kesamaan sifat Tomboy waktu SD, sampai sekarang hanya si polos yang masih mejaga ke-eksistensi-an itu (apa sih?hahaha). Basket juga sama-sama dijadikan hobi bagi mereka, dalah hal ini si cantik lebih menjaga ke-eksistensi-an itu (balance kan?haha). Satu lagi, mereka sama-sama tidak suka keramaian. Di tempat yang terlalu ramai, mereka akan merasa pusing dan bosan (yang ini sama-sama anehnya).
Dari semua fakta-fakta di atas, dapat membuktikan mereka selalu bisa menutupi kekurangan satu sama lain. Selama 16 tahun mereka belum pernah bertengkar hebat dan mudah-mudahan tidak akan pernah. Marah-marah kecil sih itu biasa dalam persahabatan..
Si cantik berkata : Ruth Hutapea, a friend is someone who knows the song in your heart and can sing it back to you when you have forgotten the words..
Si polos berkata : Maria Saragih, Friendship isn't how u forget but how u forgive. Not how u listen but how u understand. Not what you see but what u feel. And not how u let go but how u hold on..
Si cantik dan si polos berkata : Mamet, The Truly Bestfriend is Soulmate…
dedicated to mamet
-kisshug-
Jumat, 01 Oktober 2010
Sahabat itu Soulmate

Seorang anak TK yang manja dan polos (ehem!) sedang asik bermain di halaman depan sekolahnya. Layaknya anak kecil yang imut (ehem! lagi), dia bermain dengan riang bersama teman-temannya. Ia terlihat selalu bersama dengan seorang anak kecil seumurannya yang cantik (sekali2 memuji itu baik J ).
Anak kecil yang polos itu memilih untuk bersekolah di TK Methodist karena mendengar bel sekolah yang menurutnya bagus dan enak didengar, bagi anak berumur 5 tahun tentunya, saat ia sedang menjaga opung (nenek dalam bahasa batak) yang sedang dirawat di RSU tepat di depan TK itu. Sedangkan anak kecil yang cantik itu memilih bersekolah di TK yang sama mungkin karena faktor keturunan (hehehe, ups!), dari kakak-kakanya sampai ia juga bersekolah di sekolah yang sama.
Kebersamaan mereka selama bersekolah di TK berlanjut sampai ke SD yang sama, Methodist. Pergaulan dan permainan yang sama menjadikan mereka menjadi anak yang satu tipe, TOMBOY (kata teman-teman, sih..). Mereka selalu bermain dengan anak cowok dan berantem tanpa memilih bahkan dengan anak guru, yang terakhir lebih tepat ditujukan kepada si anak polos (??!!).
Tak hanya SD, SMP juga mereka lalui bersama di sekolah yang sama (hidup Methodist!). Bakat tomboy pun semakin terasah setelah bergabung di team basket putri untuk mewakili kelas masing-masing. Mereka berada di kelas yang sama yang secara otomatis menjadikan mereka satu team.
Hanya saja di saat SMA mereka harus berpisah. Si polos melanjutkan sekolah di SMA Budi Mulia Pematangsiantar sedangkan si cantik melanjutkan sekolahnya ke SMAN 3 Yogyakarta. Jarak yang jauh mereka jalani sebagai sahabat (dramatisir!). Komunikasi yang hanya lewat HaPe sudah semakin jarang mereka lakukan karena masing-masing sibuk dengan kegiatan yang bejubel di sekolah. Tapi tetap setiap tahun mereka bertemu di siantar J .
Si polos memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di ITB (Institus Teknologi Bulaksumur) alias UGM (Universitas gadjah Mada) Yogyakarta. Tujuan utamanya sih pengen kuliah, tapi dia juga ingin bertemu sahabat lamanya. Hidup merantau berdua (sebenarnya bertiga dengan adik si cantik yang bawel) membuat persahabatan mereka semakin erat.
Tujuh Juli dijadikan sebagai hari ulang tahun persahabatan mereka dan sejak saat itu mereka tidak lagi menamakan hubungan mereka sebagai sahabat tetapi soulmate. Dan tepat tanggal itu mereka menamakannya Soulmate Day. Tidak banyak yang tahu tentang hal ini, hanya orang-orang terdekat saja. Tahun ini (2010) persahabatan mereka sudah berumur 16, tahun depan sweetseventeen. Awet bukaaaaan?Sudah hampir 2 tahun mereka terpisah. Si polos tetap di Yogyakarta dan si cantik melanjutkan kuliahnya di UI. Tapi teknologi yang semakin canggih cukup membantu, komunikasi mereka tetap lancar.
Sahabat itu Soulmate yang tak terpisahkan. Siapapun atau apapun itu gak akan bisa memisahkan persahabatan mereka (semoga selamanya! J).
Sahabat itu Soulmate yang tak terpisahkan. Siapapun atau apapun itu gak akan bisa memisahkan persahabatan mereka (semoga selamanya! J).
Langganan:
Postingan (Atom)
Surat yang Tak Tersampaikan
Dear Pahlawan Wanitaku yang Paling Cantik, Aku bersenandung bersama isak pagi ini Terulang memori...
-
Apa yang terbersit pertama kali saat mendengar kata “Pria Ideal”??? PS: Ideal tidak sama dengan sempurna loh :-P Saya sudah melakukan bebe...
-
Hari Minggu siang, pulang gereja di GKI Gejayan bersama Robin Aritonang , kami mampir ke rumah makan prasmanan. Cukup ramai karena tepat jam...
-
Tulisan ini ada karena aku tidak bisa melepasmu, adikku. Aku tidak bisa melihatmu untuk terakhir kalinya. Bahkan aku tidak ada di sampingmu ...

